Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal Iglo, Rumah Hunian Khas Kutub Utara


taukah-anda.com - Iglo atau Igloo adalah rumah hunian khas dari kutub utara, tepatnya rumah hunian suku Eskimo dan Inuit yang mendiami daerah kutub utata.

Walaupun identik dengan suku Eskino dan Inuit, hari ini sudah banyak di banguan oleh orang Kanada yang tinggal di Arktik Tengah dan wilayah Thule di Greenland.

Kata Iglo berasal dari bahasa Inuktitut yaitu bahasa suku Inuit yang berarti "Rumah", tapi bukan berarti mereka menggunakan Iglo sebagai rumah tinggal permanen dalam jangka waktu yang lama, mereka hanya mengunakan di musim salju saat kondisi berburu.

Iglo merupakan bangunan rumah sementara yang dibuat dari balok salju yang dipadatkan kemudian disusun dan dibentuk menyerupai kubah. Satu satunya bahan bangunan ini hanyalah salju yang dipadatkan.
Arah menyusun balok es sewaktu membuat iglo (wikipedia.org)

Dikutip dari wikipedia.org, Salju yang mengeras akibat terpaan angin cocok untuk membangun iglo, karena terpaan angin membuat kristal es menjadi saling berpaut. Salju menjadi keras tetapi masih cukup lunak untuk dipotong.

Blok-blok salju dipotong dan disusun sebagai dinding. Lubang bekas galian salju dijadikan ruangan depan di dekat pintu masuk. Bagian dalam yang lebih tinggi dijadikan ruang keluarga dan ruang tidur.

Terowongan kecil sering dibangun di depan pintu masuk, agar angin dari luar tidak langsung masuk ke dalam dan kehangatan dari dalam tidak lari ke luar sewaktu pintu dibuka.

Salju merupakan bahan pelapis yang baik, sehingga ruangan di dalam iglo bisa dijadikan tempat tinggal yang hangat dan nyaman. Satu atau dua balok es pada dinding perlu dilepas untuk membuat jendela dan ventilasi agar ruangan dalam iglo tidak gelap ketika pintu dari balok salju ditutup
Iglo tampak samping: (1). ruang keluarga/ruang tidur (2). pintu masuk dan tempat penyimpanan barang (3). jendela (4). ventilasi (wikipwdia.org)

Iglo merupakan konstruksi kubah yang unik, karena dibangun dari balok-balok yang saling menopang satu sama lainnya tanpa menggunakan struktur rangka. Bila dibangun dengan benar, bagian atap kubah iglo sanggup menahan berat satu orang yang berdiri di atasnya.

Panas dari lampu tradisional Inuit yang disebut qulliq bisa melumerkan es pada bagian dalam iglo, tetapi bagian es yang mencair bisa segera beku kembali dan membentuk lembaran es baru yang menambah kekuatan bangunan iglo

Lelehan es yang mencair tidak menetes tapi mengalir mengikuti lengkungan kubah dan mengisi celah-celah antara balok salju sehingga justru makin merekatkan dan memperkuat antar antar balok salju

Ruang tidur terletak di bagian dalam rumah yang lebih tinggi daripada ruangan yang ada di dekat pintu masuk. Bagian dalam iglo yang lebih rendah merupakan ruangan tempat udara dingin berkumpul, karena udara dingin yang mempunyai berat jenis tinggi mengalir ke bawah.

Sebaliknya, udara panas yang mempunyai berat jenis rendah mengalir ke atas, sehingga ruang tidur tetap hangat bila dipasang pemanas, lampu, atau tidur dengan hanya memakai selimut

Iglo terdiri dari 3 jenis yang dibedakan menurut besar ruangan dan kegunaan:
  1. iglo tipe kecil untuk tempat berlindung sementara (semalam atau dua malam) yang sering dibangun pemburu sewaktu berburu di padang atau lautan es.
  2. iglo semipermanen berukuran sedang untuk tempat tinggal keluarga. Di dalamnya hanya terdiri dari 1 ruangan yang bisa ditinggali bersama oleh 2 keluarga. Sejumlah iglo semipermanen di suatu daerah membentuk permukiman "desa orang Inuit".
  3. iglo berukuran besar yang dibuat untuk kesempatan khusus. Dibangun dari iglo berukuran lebih kecil yang dirombak agar menjadi lebih besar, tetapi bisa juga merupakan bangunan baru. Di dalam iglo berukuran besar terdapat 5 ruangan dan dapat menampung sampai 20 orang. Iglo berukuran besar bisa juga dibangun dari beberapa iglo berukuran kecil yang dihubungkan dengan terowongan, sehingga hanya ada satu jalan masuk untuk beberapa iglo. Di dalam iglo berukuran besar bisa diadakan pesta bersama, dansa tradisional (musik Inuit dan Katajjaq).
Bangunan ini begitu kuat sehingga tidak akan rusak walau beruang salju naik ke atapnya, karena sangat padat dan keras dan tidak mudah meleleh serta bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman.


Akan tetapi Saat musim dingin berakhir dan suhu meningkat, tentu saja bangunan ini akan mulai meleleh dengan perlahan.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya, dan jangan lupa kunjungi fakta unik dan menarik lainnya dari laman Taukah Anda

sumber : dirangkum dari berbagai sumber